Enam Jenis Makanan yang Disarankan untuk Sehabis Operasi Laparoskopi

Memakan santapan yang pas sehabis operasi bisa membantu proses pemulihan. Anjuran makanan usai operasi pun umumnya adalah jenis penganan yang dapat meminimalisasi pembengkakan, memar, dan peradangan yang kerap terjadi yang disebabkan oleh proses pembedahan. Karenanya, menerima asupan makanan usai operasi merupakan cara yang pas supaya dapat memenuhi keperluan energi yang dibutuhkan tubuh agar dapat kembali ke aktivitas biasa.

Bedah Laparoskopi

Apa itu bedah laparoskopi? nah untuk jelas tentang bedah laparoskopi ini anda bisa baca di web milik dokter Eko  Priatno ini melalui halaman blognya. Berikut sejumlah makanan yang dianjurkan disantap usai operasi.

  1. Memakan makanan yang mengandung Protein: Asam amino dari protein ikut andil langsung kepada tahapan menyembuhkan luka serta regenerasi jaringan. Protein yang paling baik bersumber dari kategori makanan yang rendah lemak semacam ikan, unggas,
    telur, makanan laut, susu low fat, daging-dagingan tanpa lemak, product kacang kedelai juga kacang-kacangan yang yang ada di seluruh dunia.
  2. Jangan lupa maksimalkan makanan dengan berkarbohidrat: Karbohidrat merupakan sumber energi premier otak serta dapat mencegah kerusakan otot. Karbohidrat yang tinggi serat semacam biji-bijian, buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan serta polong-polongan begitu bermanfaat sebab berdasarkan The Diet Channel, jenis makanan itu bisa membantu melakukan pencegahan sembelit yang menjadi efek samping yang biasanya terjadi disebabkan lantaran mengkonsumsi obat nyeri.
  3. Hanya makan makanan dengan lemak sehat: Lemak sehat tidak sekedar memberi energi, namun terlibat pula didalam menguatkan sistem kekebalan tubuh setelah operasi. Disamping itu, lemak sehat pun dapat membantu penyerapan vitamin didalam tubuh. Bila Kamu tergolong yang belum lama melakukan operasi, maka direkomendasikan untuk mengkonsumsi penganan yang sarat dengan lemak yang menyehatkan semacam minyak zaitun, buah berwarna sepertu alpukat, aneka macam jenis kacang-kacang, dan juga biji-bijian.
  4. Bantu dengan vitamin: Vitamin A serta vitamin C amat penting disantap sehabis operasi sebab memiliki sifat yang dapat sembuhkan luka. Vitamin A datang dari sayuran yang warnanya oranye serta hijau gelap semacam ubi jalar, wortel, bayam, kangkung, serta brokoli. Sementara makanan yang kaya vitamin C ialah paprika manis, jeruk, buah beri, kentang, tomat serta melon. Disamping mengkonsumsi 2 jenis vitamin yang telah dikatakan di atas, mengkonsumsi vitamin D, E, serta K pun amat dianjurkan sebab memegang peranan penting didalam merecover kondisi setelah operasi. Vitamin D dapat membantu menyembuhkan tulang, vitamin E memiliki fungsi melindungi tubuh dari radikal bebas, sementara vitamin K bertindak dalam tahapan pembekuan darah.
  5. Mineral: Jenis mineral semacam seng serta zat besi amat diperlukan untuk menyembuhkan luka serta untuk menjadi asupan energi pasca operasi. Makanan kaya zat besi serta seng bisa dijumpai di seluruh jenis daging serta unggas, buah aprikot, kacang-kacangan, telur, roti gandum, serta sereal.
  6. Air: American Cancer Society menganjurkan mengkonsumsi 8 gelas air tiap hari usai operasi. Hal ini disebabkan air membantu proses pembuangan serta metabolisme tubuh yang dapat buang racun-racun melalui urine maupun keringat. Karenanya, hidrasi memerankan peranan yang penting sewaktu proses penyembuhan. Simak juga artikel tentang: Wasir